Blogger Korean

MixPod_Playiist

Rabu, 03 November 2010

Sinopsis ~ SungKyunKwan ~ Eps-10

~ SungKyunKwan ~ 
Eps-10


Sebelumnya, F4 Joseon ( Sun Joon, Yong Ha, Jae Shin dan Yoon Hee hehehe ) sedang mencari bukti buku akuntansi pedagang pasar gelap yang akan membantu mereka mengetahui kemana barang-barang yang di curi di Sungkyunkwan dijual sehingga akan memukan siapa pencuri sebenarnya. Jae Shin mengalihkan pasukan pengawal dan menghajar mereka, Yong Ha pergi minum-minum bersama para pedagang dan gisaeng, Sun Joon mencari catatan buku akuntansi di ruang penyimpanan, tapi diketahui In Soo sehingga In Soo menemui ayahnya ia meminta agar memanggilkan pasukannya untuk membantu menangkap pencuri (padahal yang menyusup itu Sun Joon).


Sementara itu para pengawal dan In Soo menuju ke tempat Yong Ha yang sedang minum-minum bersama gisaeng sebagai pengalih perhatian supaya Sun Joon bisa pergi ke ruang penyimpanan untuk mencari buku akuntansi . Yong Ha kaget tiba-tiba ada pengawal di tempat itu. “Siapa yang memanggil mereka?”tanya Yong Ha. “Saya yang memanggil? tampaknya ada pencuri di sekitar sini . Disana, di ruang penyimpanan.”jawab In Soo. Yong Ha pun mencemaskan Sun Joon.




Sementara itu di dalam perpustakaan Yoon Hee yang telah menyamar sebagai gisaeng menuju ruang penyimpanan untuk memberitahu situasi pada Sun Joon, ketika pintu terbuka Sun Joon menyiapkan pemukul, tapi ternyata yang datang seorang gisaeng cantik berbaju pink yang datang langsung memeluk Sun Joon , Sun Joon pun kaget apalagi tiba-tiba malah dipeluk (Jyah Sun Joon wkkwwk *lirik apni*), sampai Sun Joon menjatuhkan buku yang dibacanya.


Tiba-tiba para pengawal tiba dan masuk ke ruangan itu. “Disini,biang keladi kasus ini bersembunyi disini,”teriak kepala pengawal. Sun Joon dan Yoon Hee kaget, tiba-tiba Yoon Hee langsung menubruk Sun Joon hingga jatuh, lalu Yoon Hee melempari para pengawal dengan buku-buku yang ada disampingnya pengawal pun kaget dan segera berhamburan keluar. (ya iyalah masa lagi asyik-asyiknya datang pengawal wkwkkwkw, Sun Joon deg-degan tuh bwahahahaha) . Yoon Hee yang sadar masih diatas Sun Joon langsung berdiri. Yang diikuti Sun Joon, Sun Joon memperhatikan Yoon Hee tapi ia langsung mengenali kalau itu itu Kim Yoon Shik temannya, lalu Sun Joon berbalik memegang dadanya (sepertinya deg-degan Sun Joon hahahahah).
“Salah satu dari kita harus membawa buku akuntansi ini.Buku akuntasi yang berisi nama orang-orang yang menjual dan membeli kota pasar gelap,”kata Yoon Hee sambil menyerahkan buku yang terjatuh tadi. Namun Sun Joon hanya bengong memandangi wajah Yoon Hee yang terlihat cantik dengan baju gisaeng pinknya (bwahahahaha Sun Joon terpana dengan kecantikan Yoon Hee) , Yoon Hee ingin melihat tangan Sun Joon dan tanya apakah terluka, namun Sun Joon malah menghempaskan tangan Yoon Hee sehingga membuat sebuah pintu rahasia terbuka yang berisi buku-buku. Yoon Hee dan Sun Joon saling berpandangan .
Sementara itu di Gibang menteri Ha dan pedagang besar menunggu dengan cemas. Yoon Hee sibuk mencari buku akuntansi dibantu oleh Sun Joon. Tiba-tiba Yoon Hee menemukan sebuah buku, namun dengan segera Sun Joon mengambil buku tersebut.
Sementara itu kepala pengawal menghadap In Soo, “Kau mengatakan tidak ada orang diruang penyimpanan.”tanya In Soo, ”Ya, kecuali seorang anak muda yang berguling-guling dengan seorang gisaeng.”jawab kepala pengawal. “Berguling-guling dengan gisaeng ? “tanya In Soo. In Soo menatap tajam ke arah Cho Sun. “gisaeng diruang penyimpanan bukan salah satu dari gadis-gadis kami. Gadis-gadis ini adalah semua gisaeng dari Moran-Gak.”kata Cho Sun.”Cari dalam ruang penyimpanan lagi, kali ini tidak hanya menangkap orang itu, tetapi juga gadis itu.”perintah In Soo. “ Ya,”jawab kepala pengawal. Lalu In Soo bersama rombongan pengawal pergi meninggalkan Cho Sun dan Yong Ha, dan bertemu ayahnya. “Ayah kita akan bicara nanti”, kata In Soo
Rombongan gisaeng berjalan pergi bersama Cho Sun, “Karena semua para pedagang pasar kaya berkumpul disini. Saya pikir kita bisa mendapatkan uang dari mereka.” Salah satu gisaeng.“Itulah yang saya katakan. Lalu yang lain berkata “kakak Cho Sun beruntung bertemu kekasihnya.” “Apa maksudmu bertemu dengan kekasih saya?”tanya Cho Sun. “Kim Yoon Shik?, anda tidak melihatnya?Oh itu aneh, saya melihat dia di depan gerbang, karena ia tidak dapat ditemukan saya pikir dia bersenang-senang dengan anda, bukan begitu?”kata salah satu gisaeng teman Cho Sun. Cho Sun hanya ingung mendengar kata-kata temannya itu lalu ia menoleh ke arah Yong Ha. “Daemul ada disini?”tanya Yong Ha sendirian tersenyum sambil mengibaskan kipasnya(seperti Yong Ha berpikir bahwa gisaeng yang bersama Sun Joon itu Yoon Hee).
Sementara itu di ruang penyimpanan, pedagang besar , kepala pengawal, menteri Ha dan In Soo kaget karena melihat buku-buku penting yang berisi catatan transaksi mereka telah berserakan. “jika mereka melarikan diri dari ruang penyimpanan. Berarti mereka akan lewat gerbang, itu gerbang belakang yang mulia”kata pedagang besar. “cepat ke gerbang belakang dan tangkap mereka, sekarang “perintah menteri Ha. “Ya,”jawab kepala pengawal lalu segera pergi. “Ayah”kata In Soo. ”pergi dan tangkap mereka, jika tidak ada yang tidak beres,tidak akan ada  Noron hari esok bagi kita,”kata menteri Ha pada In Soo.
Sementara itu Yoon Hee dan Sun Joon yeng telah bergegas lari ke jalan belakang kaget melihat para pengawal dan In Soo ada didepannya, segera Sun Joon dan Yoo Hee bersembunyi dibalik tembok,namun tiba-tiba In Soo menengok ke belakang dan melihat kain rok berwarna pink yang dipakai Yoon Hee, Yoon Hee pun buru-buru menarik roknya namun In Soo terlanjur mendekatinya dan langsung menyuruh kepala pengawal mengeceknya. Tiba-tiba rombongan gisaeng Cho Sun lewat di tempat persembunyian Sun Joon dan Yoon Hee, dan ketika pengawal mengeceknya disitu sudah tidak ada siapa-siapa, ditambah para pengawal pun bingung karena banyak gisaeng. In Soo ikut memeriksa, namun tidak menemukan apa-apa, ia pun memerintah kan kepala pengawal untuk mengecek satu-satu rombongan gisaeng Cho Sun yang lewat. Tiba-tiba In Soo menemukan seseorang yang berbaju pink, dan ketika In Soo menarik orang itu kehadapannya taraaaaa ternyata itu Yong Ha yang membaur ke rombongan gisaeng untuk mengalihkan perhatian (wwkwkwkkw In So ketipung).
Sementara itu Sun Joon dan Yoon Hee berhasil meloloskan diri, mereka meloloskan diri dengan melompat tembok, Sun Joon terlebih dahulu namun Yoon Hee masih diatas temok, dia tidak berani turun (Sun Joon bagaimana sih, masa Yoon Hee disuruh loncat dari tembok apalagi pakai baju gisaeng gitu hahaha) , “Mari pergi, kata Sun Joon.” Itu terlalu berbahaya? Kata Yoo Hee, “daripada kita tertangkap, ini cara terbaik?”kata Sun Joon sambil mengulurkan tangannya supaya Yoon Hee berani turun, Yoon Hee pun tersenyum namun Sun Joon melepaskan uluran tangannya ( ck…ck… ni Sun Joon gara-gara senyuman Yoon Hee jadi salting wkkwkw) tapi tiba-tipa pasukan tiba didekat mereka, langsung saja Yoon Hee turun dibantu Sun Joon menangkapnya dibawah. Dengan segera para pasukan mengetahui keberadaan mereka, Sun Joon dan Yoon Hee pun berusaha melarikan diri dan para pasukan pun mengejar mereka.
Yoon Hee dan Sun Joon pun terus berlari akhirnya mereka bersembunyi di samping rumah yang ada gerobaknya,pasukan pun tidak dapat menenemukan mereka padahal ada disampingnya hehehe. Sun Joon dan Yoon Hee pun tersenyum karena mereka selamat, tapi Sun Joon langsung kaget ketika ia memegang erat tangan Yoon Hee, lalu buru-buru ia melepaskan pegangannya.
“Apakah anda, kasihan pada saya? datang kepada saya berpakaian seperti itu meskipun bahaya. Apakah itu karena saya lemah dan bodoh? Dan karena anda berpikir bahwa saya tidak akan pernah mengerjakannya sendiri?, dengan kata lain,apakah anda menawarkan tangan anda (bantuan) karena anda merasa kasian pada saya ?”tanya Sun Joon pada Yoon Hee. “Lee Sun Joon? Sungguh anda? saya tidak berbelas kasihan pada anda. Seperti itu bukan?”kata Yoon Hee,lalu Yoon Hee mau memukul Sun Joon namun tangan Yoon Hee langsung ditangkis oleh Sun Joon. Yoon Hee pun langsung melepaskan tangannya.“Jika saya mempunyai seorang teman. Saya pikir akan menyenangkan kalau itu anda. Hanya saja, saya tidak tahu bagaimana, sejak pertama kali saya bertemu anda, maafkan saya, maafkan saya Kim Yoon Shik?”kata Sun Joon.
Sementara itu Yoon Hee membelakangi Sun Joon, “Anda brengsek, saya berusaha keras untuk mengendalikan perasaan saya,benar-benar, kata Yoon Hee. Dan Yoon Hee pun mulai menangis lalu Sun Joon memegang pundak Yoon Hee dan berkata “itu semua salah saya, jadi berhentilah menangis.
Dilain tempat Jae Shin menunggu dengan gelisah, lalu datang Yong Ha, Yong Ha langsung memeriksa wajah Jae Shin yang luka-luka habis berkelahi. “Mengapa anda sendiri?”tanya Jae Shin. Aigoo, aku tahu itu. Geol Oh anda memblokir jalan, dan daemul melemparkan tubuhnya.”jawab Yong Ha. “Apa maksudmu Daemul melemparkan tubuhnya? Dimana orang itu?”tanya Jae Shin. Mereka pasti sudah lolos”.kata Yong Ha. Jae Shin seperti tidak percaya , ia pun mau menyusul Yoon Hee namun dihalangi Yong Ha. “Hei teman, saya Gu Yong Ha, anda pikir saya akan meninggalkan anak cantik seperti dia dalam bahaya?jawab Yong Ha. (ck..ck…ck Jae Shin perhatian sekali ama Yoon Hee ^____^)
Flashback, ketika Yoon Hee dan Sun Joon bersembunyi setelah dari ruang penyimpanan In Soo melihat baju Yoon Hee yang tersembul tiba-tiba Yong Ha sudah dibelakang Yoon Hee dan Sun Joon, Yong Ha kaget melihat penampilan Yoon Hee, “Daemul , itu hanya terjadi seperti ini dan aku akan mengurusnya disini. kalian pergi saja dulu.”kata Yong Ha. Sun Joon dan Yoon Hee pergi dari persembunyian itu. Tiba-tiba rombongan gisaeng muncul.“Daemul, anak itu, melebihi harapan saya. Saya tahu dia cantik. Tetapi berpakain seperti itu, wow…. Bahkan hati saya berdesir untuk waktu yang lama”kata Yong Ha. Yong Ha pun membaur dengan para gisaeng untuk mengecoh In Soo dan para pengawal. Flashback selesai.
“Anda adalah orang yang mendorong dia ke rumah kepala pedagang. Daemul tidak menggunakan metode paling aman untuk membantu menyelamatakan Lee Sun Joon. Apa sebenarnya itu berbahaya tentang hal itu Geol Oh?”kata Yong Ha, “lalu mengapa mereka tidak datang?”tanya Jae Shin.
Di lain tempat In Soo bertemu rombongan gisaeng Cho Sun,ketika Cho Sun lewat di samping In Soo, In Soo langsung mencengkram tangan Cho Sun dan berkata“Katakanlah, siapa gadis yang datang menyelamatkan Lee Sun Joon?. “Bagaimana saya tahu itu.”jawab Cho Sun. “anda pikir saya tidak tahu bahwa itu adalah proyek antara anda dan Yeorim?”kata In Soo. “ Dengan gadis-gadis gisang rendah seperti kita. Yang kalian bisa perlakukan seenaknya. Anda bangsawan? Jika ada hal lain yang masih dibicarakan dengan saya silahkan mengujungi Moran-gak dan seagai pelanggan harus membawa uang.”kata Cho Sun sambil menghempaskan tangannya dari cengkraman In Soo. Lalu Cho Sun memberi hormat lalu pergi meninggalkan In Soo.
Sementara itu pedagang besar, memerintahkan anak buahnya menyingkirkan buku-buku yang tadinya diperiksa Yoon Hee dan Sun Joon. “Mereka semua disini. Tampaknya mereka tidak menyentuh buku-buku ini. Ambil semuanya,”kata pedagang itu. “ya”jawab para pengawal. “Apa alasan untuk menjaga catatan semacam ini?”tanya menteri Ha. “kami pedagang,kita harus menyimpan catatan transaksi.”jawab pedagang. “Bagaimana anda berani sebagai pedagang rendahan, apakah anda percaya bahwa anda dapat memanipulasi kita dengan catatan ini?”tanya menteri Ha (lha menteri Ha ini bagaimana to, buku akuntansi itu penting untuk mengetahui rugi laba, apa karena dia menteri perang makanya berpikiran begitu wkwkwkwk) .”Maafkan saya , yang mulia.”jawab pedagang. “bawa buku-buku itu semua dan bakar itu, tidak satu pun harus ditinggal di penyimpanan.”kata menteri Ha. Lalu Buku-buku tadi dibakar untuk menghilangkan bukti-bukti transaksi., tanpa diketahui bahwa Sun Joon dan Yoon Hee sudah mengambil catatan penting mereka hehehehe.
Sementara itu Yoon Hee sudah berganti pakaian biasa dan berjalan bersama Sun Joon.“Dalam rangka untuk mencari orang yang menjual barang,maka kita akan sibuk besok.Menurut buku itu harus seseorang yang tinggal di Banchon (lingkungan universitas)”kata Sun Joon.”apakah anda pikir kita bisa menemukannya?”tanya Yoon Hee. Kesempatan itu hanya dalam satu hari besok.”kata Sun Joon, Tiba-tiba mereka berhenti berjalan, Sun Joon memperhatikan bibir Yoon Hee. “itu masih ada, masih ada sedikit lipstik.”kata Sun Joon sambil menyentuh bibirnya menunjukkan tempatnya. “Ahhh, lalu Yoon Hee pun mulai mengusap bibirnya dengan tangannya. “Lebih baik?” kata Yoon Hee .
“Tidak, disini” kata Sun Joon sambil menyentuh bibir Yoon Hee, namun tangan Sun Joon langsung ditariknya. “menyedihkan, jika kau akan berjuang bahkan dengan melakukan hal itu dengan benar. Mengapa anda mulai hal seperti itu tidak berguna?Lebih baik,silahkan lihat.”kata Sun Joon sambil memperlihatkan posisi sisa lipstiknya dengan bibirnya sendiri. “Apakah masih belum hilang?tanya Yoon Hee sambil mengusap bibirnya dengan lidahnya. (Yoon Hee begitu Sun Joon ngelihatinnya aneh wkwkwkwk dan menelan ludah mulai suka ya ama Kim Yoon Shik? ), Yoon Hee yang nggak berhenti-henti memainkan lidahnya, membuat Sun Joon gugup lalu Sun Joon pun berusaha mengalihkan perasaannya sambil pergi duluan meninggalkan Yoon Hee. (ari lucu lihat Sun Joon merhatiin bibir Yoon Hee ngakak dah nontonnya hahhahaha). Yoon Hee pun mengejar Sun Joon.
Sementara itu Jae Shin menunggu dengan gelisah. “Berhenti mondar-mandir. Apakah kau tidak mulai pusing.”tanya Yong Ha.”Anda apakah anda yakin? Apakah anda yakin bahwa kedua orang itu keluar dari sana dengan aman?”tanya Jae Shin.”sepertinya anda terlalu mengkhawatirnya?”kata Yong Ha. “Siapa yang khawatir.”kata Jae Shin ( nggak khawatir kok mondar-mandir wkwkwk, senangnya kalau diperhatiin Jae Shin *plak dilemparin senyum Yong Ha ama Iis) . Lalu Yong Ha menolehkan kepala Jae Shin dengan kipasnya. “Melihat dengan kepala sendiri baru percaya.Lihat kesana?Apakah itu sekarang akan hilang? Sepertinya kekhawatiran anda tanpa alasan, karena mereka sudah kembali mari kita pergi ,”kata Yong Ha dengan senyum jahilnya hehehe.
Yoon Hee pun menghampiri Yong Ha dan Jae Shin. “ Senior???anda terluka parah, apakah anda baik-baik saja?Jika anda tidak pergi ke dokter?”kata Yoon Hee sambil menyentuh wajah Jae Shin yang agak luka-luka, namun tangan Yoon Hee ditahan Jae Shin. Yong Ha tersenyum melihatnya :D. “Jadilah seorang pria?jangan berlebihan.”kata Jae Shin. Lalu Yong Ha memeluk Jae Shin dan Yoon Hee bersamaan. Namun Jae Shin melepaskan pelukan Yong Ha, namun Yong Ha tidak membiarkannya “senior?”kata Yoon Hee, “Ah sana…sana anda menyelesaikan apa yang anda mulai atas malam yang panjang.”tanya Yong Ha. Lalu Yoon Hee mengeluarkan sebuah buku. “Oh Daemul,kau berhasil,”kata Yong Ha dengan senang.
Sementara itu di Sungkyunkwan, In Soo dkk. Berjalan menelusuri asrama. “Aku harus tahu alasannya, tentang mengapa Lee Sun Joon diam-diam memasuki rumah kepala pedagang.”tanya In Soo.”Ini berarti mereka mencari bukti-bukti untuk menangkap pelakunya, yang ada di rumah itu presiden.”kata Byun Choon. “ Jika demikian. Anda harus tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, mengunakan cara apa apapun yang diperlukan.”kata In Soo. “Kami akan menghalangi mereka dari menangkap pelakunya,”kata Byun Choon. “Itu bukan jawabannya, menghambat tidak cukup. Kau bilang tidak akan tertarik dalam menemukan pelakunya.”kata In Soo. “Saya pun memiliki kepentingan apapun, presiden.”kata Byun Choon. “saya pasti kesal lagi, presiden. Itu benar pelakunya ini…. Kita akan menemukan dia dulu.”kata salah satu teman Byun Choon. “ya, kita akan menemukan dia dulu, sehigga Kim Yoon Shik tidak akan pernah menemukan pelaku yang nyata. Mengambil pra tindakan ,”kata In Soo.
Sementara itu F4 Joseon telah berkumpul di kamar . “Menemukannya,tidak ada lagi untuk melihat karena saya menemukan pelakunya.”kata Yong Ha. “Benarkah? Siapa itu?tanya Yoon Hee. “Ini seseorang yang tinggal di Banchon (lingkungan universitas) saya memiliki jawabannya.”kata Yong Ha.“Anda begitu banyak menggertak. Ada lebih dari segelintir orang yang tinggal di Banchon.”kata Jae Shin. “Dari mereka yang tinggal di Banchon, seseorang yang sering pergi ke Sungkyunkwan semakin menambah kecurigaan.”kata Yong Ha. ” Maksud anda berarti anggota keluarga dari salah satu pekerja?tanya Sun Joon. “Tepat.”kata Yong Ha. “Meskipun demikian, itu tidak benar untuk mencurigai seseorang sembarangan.”kata Yoon Hee. “Lihatlah itu, ini bukan sembarangan”kata Yong Ha sambil membuka pintu kamar , tiba-tiba ada seorang anak kecil yang kabur. (ternyata diluar ada seorang anak kecil yang menguping pembicaraan mereka)Yong Ha memperhatikannya kemana anak itu berlari lalu menutup kembali pintu kamar. “Anda melihat kan? mari pergi tidur lebih awal. Besok pagi, kita akan mencari setiap sudut Banchon tempat orang yang mencuri miniatur kota saya, saya pasti menangkapnya.”kata Yong Ha. (ya ampun Yong Ha sayang banget ama miniaturnya wkwkkwkw).
“Kali ini saya akan menemukannya dengan pasti, Presiden.”kata Byun Choon. Tapi tiba-tiba ada seorang anak kecil menabrak In Soo. Anak kecil itu kaget dan dimarahi Byun Choon, “ Ini seperti orang gila, sudah larut malam, mengapa wajahnya berubah begitu begitu putih, seperti seorang pencuri yang mencuri makanan untuk dimakan”kata Byun Choon. Anak itu pun tidak mengindahkan omelean Byun Choon dia langsung bangkit dan berlari meninggalkan rombongan In Soo dkk. (anak kecil yang nabrak itu yang menguping pembicaraan F4 Joseon).
Sementara itu ketika F3 Joseon mulai tidur, Sun Joon memunggungi Jae Shin,posisi tidur Jae Shin sekarang ditengah, Jae Shin belum tidur, dan Yoon Hee tidur didekat pintu , ketika posisi tidur Yoon Hee mendekati Jae Shin, Jae Shin pindah posisi bergeser merapat ke dekat Sun Joon (gesernya lucu wkwkwk) ternyata Sun Joon juga belum tidur. “ Senior, mengapa tidak tidur di tempat tidur biasa anda?tanya Sun Joon. “tempat tidur yang biasa saya adalah seluruh ruangan, jadi tidur saja ,”kata Jae Shin.
Tiba-tiba Yoon Hee tidurnya bergeser hingga menyentuh Jae Shin, Jae Shin pun kaget dan langsung secara otomatis tangannya memeluk Sun Joon, Sun Joon pun kaget dengan ulah Jae Shin. “Bukankah anda mengatankan bahwa anda tidak suka berbaring di samping Noron?tanya Sun Joon. Jae Shin pun pura-pura tidak mendengar dan melanjutkan tidurnya. (Jae Shin tidur sambil memeluk Sun Joon sampai pagi nggak ya? ini scene backsoundnya pas banget wkwkwkkwkw)
Keesokan paginya, di ruang makan. Yoon Hee makan dengan lemah lembut. “Aish….sungguh tidak bisa seperti ini? Mereka seharusnya tidak mencoba untuk berbohong kepada Gu Yong Ha, yang memiliki rasa mutlak, lebih seperti hal kecil? Berapa kali saya mengatakan kepada mereka bahwa ketika membuat stock sup, daging sapi adalah yang terbaik dengan kelembabannya. Ah, saya tidak akan makan, ”kata Yong Ha. Sementara itu Sun Joon memperhatikan cara mengunyah Yoon Hee, lebih tepatnya memperhatikan bibir Yoon Hee, (Sun Joon ingatnya bibir melulu wkwkkwk) Sun Joon pun sadar lalu berkidik (melas banget ya mukanya) , tiba-tiba Yoon Hee berdiri ,”senior, anda makan semuanya? Aku akan pergi ke Ban Chon dulu untuk menemukan dia. “kata Yoon Hee .”Duduklah,”kata Sun Joon dan Jae Shin bersamaan. Sun Joon pun menoleh ke arah Jae Shin, Yong Ha melihat kelakuan dua teman dihadapannya ini dengan tersenyum. “Selesai makan dulu, nanti anda di Ban Chon akan kelaparan?”kata Jae Shin. “Jika anak banchon tidak akan yang menjadi masalah bagi kita? Karena kejadian kemarin, dia tidak akan menunjukkan wajahnya Jung Woon Ga saya harus memanfaatkan waktu,”kata Yoon Hee.
Yoon Hee pun melangkah pergi meninggalkan ruang makan, namun tiba-tiba Prof. Jung menyela. “Benar-benar, apakah anda berpikir menjadi seorang pencuri? tidak makan diruang makan tetapi hanya fokus pada pencuri dan menunjukkan itu adalah pencuri . Harga yang harus anda bayar dari satu makan anda. Adalah jumlah yang lumayan yang akan membeli 2 hari “porriage” untuk 2 orang di Hye Min Seo (fasilatas medis bagi rakyat miskin), bukankah itu pencuri pajak?”sindir Prof. Jung. Yoon Hee pun kembali ke tempat duduknya. Lalu makan tergesa-gesa seperti orang kelaparan hehehe. Jae Shin dan Sun Joon pun tersenyum melihatnya. “Saya pikir anda akan ke Ban Chon?”tanya Yong Ha. “Aku akan makan semua makanan ini sebelum pergi.”jawab Yoon Hee.
Ternyata Byun Choon menguping pembicaraan di ruang makan tersebut. Lalu Byun Choon melapor ke In Soo.
“Ini Cho Ban, Ban Chon, pemimpin akan menemukan pelaku sesungguhnya di Ban Chon. Dan beberapa kejadian di antara mereka pada Jun Woon Ga kemarin.”kata Byun Choon. “Cho Ban dan Jun Woon Ga”tanya In Soo. “Cho Ban, bukankah itu berarti seorang anak yang bertemu di halaman kemarin? “Mungkin, kata In Soo.”Tapi anak laki-laki di halaman kemarin lebih dari satu atau dua di Sungkyunkwan. Dari mana dan bagaimana kita akan menemukannya, Presiden?”tanya Byun Choon.
Di lain tempat Jae Shin mulai mencari pencuri sebenarnya dengan sketsa wajah pencuri di selembaran kertas ke sekumpulan orang-orang yang berjudi, ketika orang-orang tersebut tidak tahu Jae Shin nampak kesal dan pergi ke tempat lain. Begitu juga Yong Ha, tapi Yong Ha malah dikerubungi gadis-gadis ( Jyah ni Yong Ha hahaha). Yong Hee pun melakukan hal yang sama , Yoon Hee memperlihat skesta pada seorang penjual daging, namun penjual itu hanya diam saja. Lalu Yoon Hee pergi dengan lemas dan bertemu Sun Joon , lalu mereka pergi bersama-sama, Sun Joon memperlihatkan sketsa pencuri itu pada seorang ibu-ibu namun sepertinya ibu-ibu tidak tahu. Dan Yoon Hee ke seorang bapak-bapak namun sama saja. Yoon Hee dan Sun Joon pun pergi meninggalkan orang yang ditanyai tadi namun arah jalan Yoon Hee dan Sun Joon berbeda arah, lalu mereka saling pandang , lalu Sun Joon pergi meninggalkan Yoon Hee, Yoon Hee pun mengikuti Sun Joon dari belakang.

F4 Joseon sudah berkumpul disebuah ruangan, membahas mengenai sketsa pencuri di Sungkyunkwan. “Bagaimana dia bisa dikenali dari seperti gambar seperti ini ?Biasanya mereka bahkan ingat siklus bulanan “istri” tetangga.”kata Yong Ha (jyah ni Yong Ha, cocok dah dapet sebutan Yeorim wkwkwkw). “Lupakan saja,masyarakat miskin akan melindungi satu sama lain.”kata Jae Shin. “Saya benar-benar tidak tahu bahwa lorong-lorong Ban Chon banyak terdapat rakyat miskin.”kata Yoon Hee. “Setengah dari mereka makan sendiri dengan menjual daging, tidak lebih dari benar-benar “Beck Jungs” (tukang daging), setengah lainnya adalah pegawai di Sungkyunkwan. Yang tidak miskin dan menderita dapat melebihi mereka di empat gerbang kota.”kata Jae Shin . “Kejahatan pencurian masih bukan alasan yang tidak membebaskan mereka dari kejahatan mereka.”kata Yoon Hee. Oleh karena itu, mereka tidak punya pilihan selain menjual barang-barang curian?”kata Sun Joon. “Anda hebat.”kata Jae Shin. “Bahkan tidak selesai sampai setengah hari ujian kerajaan. Jika hal ini terus berlanjut, kita mungkin tidak dapat membuktikan tidak bersalahnya Kim Yoon Shik. Sekarang, kita membutuhkan strategi yang berbeda?”kata Sun Joon. “ Strategi yang berbeda? “tanya Yong Ha.
Di lain tempat Byun Choon mengajak In Soo menemui seorang pegawai Sungkyunkwan. menyerahkan sebuah catatan data seseorang (anak kecil yang In Soo tabrak malam-malam) pada In Soo dan menanyakan kepada seseorang pegawai Sungkyunkwan . “Dia tidak memiliki ibu dan ayah , dia hidup bersama dengan kakaknya. ”Lalu dimana Bock Dong tinggal, mengapa kamu bisa menemukannya?”tanya In Soo. “Ini adalah langit membantu saya, saya melakukan sesuatu yang baik untuk membayar kembali iuran saya.”kata Byun Choon. Lalu Byun Choon menyerahkan sejumlah uang ke pegawai tersebut. Lalu In Soo ingat waktu malam-malam dia ditabrak seorang anak kecil.
Sementara itu diruang perpustakaan. Yoon Hee sedang mencari informasi dengan mengecek buku transaksi. “Buku rekening dari pasar gelap hanya memiliki satu, menyebutkan dari dalam seseorang dari Ban Chon. “kata Yoon Hee. Dan Yong Ha sibuk membolak-balikan buku. “Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa saat bahwa pencurian terjadi di Sungkyunkwan.”kata Yong Ha. Lalu Yoon Hee dan Yong Ha Kembali ke ruang pertemuan F4 Joseon.


Mianhe ya, nunggu lama part2nya soalnya nulisnya banyak godaan hehehe :D langsung aja ya chekidot hehehehe
F4 Joseon telah kembali berkumpul disebuah ruangan, untuk mendiskusikan alasan mengapa pencuri itu mencuri. “Ini berarti bahwa orang ini tidak memiliki kebiasaan pencuri,”kata Jae Shin. “Tiba-tiba memiliki kebutuhan uang? Hal ini dapat menjadi mungkin bahwa sesuau terjadi di rumah dan dia berada dalam situasi yang mengerikan.”kata Sun Joon. “Pernikahan, memindahkan, pemakaman dan upacara peringatan…. Apa bisa?tanya Yong Ha. “Pasti ada barang di antara Shi Jeon (pasar yang disetujui pemerintah) barang pedagang yang harganya melambung dan rakyat jelata tidak mampu.”kata Yoon Hee. “Sebuah produk yang hanya bisa didapatkan dengan barter di pasar gelap. Barang yang harga telah meningkat selama 15 hari terakhir adalah…. Garam dan Rami (dikenakan di pemakaman)”kata Yong Ha.
Merasa mereka menemukan titik terang maka masing-masing mengkonfirmasi kebenarannya Sun Joon membuka sebuah laci dan menemukan sebuah catatan, Yong Ha kembali mengecek ke keadaan pasar.
Lalu Yong Ha menanyakan ke seorang pekerja Sungkyunkwan,” keluarga siapa di sekitar Sungkyunkwan yang berduka baru-baru ini?tanya Yong Ha, “Itu ibu Bock Dong, kenapa anda bertanya kepada saya tiba-tiba?”jawab pekerja Sungkyunkwan tersebut. Tanpa diketahui Yong Ha adik pencuri itu menguping pembicaraan mereka.

F4 Joseon pun kembali ke pasar, meneluri pasar dengan berpencar untuk mencari pencuri itu. Sementara itu pencuri sebenarnya (Bock Soo) bertemu In Soo dkk, pencuri itu pun menjatuhkan garam yang dibawanya. “Berikan salam anda, ini adalah presiden mahasiswa Sungkyunkwan.”kata Byun Choon. Lalu Bock Soo berusaha kabur namun di hadang oleh Kang Mo (teman In Soo menurut ari lebih tepatnya bodyguard) dengan mengarahkan pedang ke hadapan Bock Soo yang sedari tadi sudah ada dibelakangnya. In Soo pun mendekati dan mengelus-elus pundak Bock Soo. “Lain kali jangan bertindak seperti ini. Melarikan diri menyiratkan bahwa kamu mengakui kejahatanmu?”kata In Soo. “Bukan aku. Aku mengatakan itu bukan aku.”kata Bock Soo. “Benar, Itu benar hanya seperti ini pasti seperti itu anda tidak pernah mencuri apapun dari Sungkyunkwan.”kata In Soo.
Setelah itu Bock Soo , In Soo dkk. sudah berada di sebuah ruangan. Bock Soo disodorin sejumlah uang sama Byun Choo, ia pun bingung dan melihat ke arah satu persatu orang yang ada disekelilingnya. “Kamu hanya perlu menjaga rahasia ini dan uang itu akan menjadi milikmu.”kata In Soo. “Kenapa kau begitu baik padaku?”tanya Bock Soo. “Ini adalah kesepakatan, karena kamu butuh uang dan aku membutuhkan ketenangan anda (supaya nggak ngaku kalau Bock Soo itu pencuri aslinya biar Yoon Hee sebagai tersangka ck…ck…licik banget ni In Soo). Lalu Back Soo mau mengambil uang itu namun Byun Choon menahan tangan Bock Soo.” Jangan pernah mengungkapkan apa-apa dan anda akan mendapatkannya dua hari kemudian “kata In Soo.
Di lain tempat F4 Joseon telah selesai berkeliling pasar mencari pencuri itu, tapi tidak menemukan apa-apa. Mereka berjalan lewat samping sebuah rumah, Yong Ha mendesah kecapean. Ketika ia menengok ke depan Yong Ha melihat Back Soo lalu menunjuk ke depan bahwa ia melihat pencuri itu, Jae Shin, Yoon Hee dan Sun Joon pun menengok ke arah Bock Soo lalu Sun Joon pun mencocokkannya dengan sketsa yang dia bawa. Lalu F4 Joseon pun bergegas menghampirinya, namun tiba-tiba adik Bock Soo datang dan berteriak-teriak. “Ahhh ada…. cepat melarikan diri kakak, lari, mereka datang untuk menangkap kakak cepat lari,”teriak adiknya. Karena berlari terlalu kencang dan tanpa melihat jalan adik Bock Soo terjatuh tersandung batu. Bock Soo pun segera menolong adiknya. Lalu ketika Bock Soo menengok ia pun melihat kawanan F4 Joseon.
F4 Joseon pun berbicara dengan Bock Soo di kediamanan Bock Soo. Yoon Hee pun meminta Bock Soo mengakui perbuatannya. “Apa? Jadi…. kamu ingin aku mengakuinya di depan raja? Mengapa harus aku? Apakah kamu memiliki bukti membuktikan bahwa aku pencuri.”kata Bock Soo. Yoon Hee pun memperlihatkan sebuah buku sebagai bukti…Dan adik kecil anda, Bock Donk , masih perlu bukti lain?”tanya Yoon Hee. Tapi sepertinya Bock Soo tidak bergeming. “Apa yang akan kamu lakukan jika aku tidak melakukannya, apakah kamu akan menangkapku dan dan menyerahkanku ke polisi?kamu hanya seorang siswa Sungkyunkwan,”kata Bock Soo. Lalu Yong Ha melepaskan pangkuan adik Bock Soo dan berkata “ahhhhh kamu penjahat kecil, tapi begitu Bock Soo melotot ke arah Yong Ha yang mencoba mendekatinya, Yong Ha langsung ciut. “Aku melihat bahwa mata kamu terlihat cukup bagus.”kata Yong Ha (jyah ni Yong Ha gimana sih hehehe ^__^) Lalu Yong Ha kembali memangku adik Bock Soo ( so sweet mau juga dipangku Yong Ha wkwkkwwk #plak).
“Apa yang bisa kalian lakukan untukku? Tempat ini Ban Chon yang terletak Sungkyunkwan. Bahkan para pengawal kerajaan tidak bisa datang ke sini untuk menangkapku, kalian tahu dengan sangat baik.”kata Bock Soo.”Kamu …… bagaimana kau bisa begitu memalukan?”kata Yoon Hee. “Apa yang saya lakukan salah?bukankah kalian semua akan menjadi pejabat pemerintah… yang hanya bisa menggertak rakyat jelata, tidak……bahkan sekarang tidak semua siswa Sungkyunkwan makan makanan yang dibuat dengan darah orang-orang miskin dan dengan manis kalian mengucapkan kata-kata Konfusius, saya hanya ingin mendapatkan sebagian kembali dari salah satu yang ada? ”kata Bock Soo. “Meskipun demikian tindakan mencuri barang orang lain dan menjualnya seperti yang kamu lakukan ., itu tidak benar dan menyelesaikan masalah.”kata Sun Joon.
Bock Soo semakin tidak dapat menahan kekesalan dan kesedihannya, dia pun terus beragurmentasi dengan Yoon Hee dan Sun Joon, sementara itu Yong Ha tetap mendengarkan sambil memangku adik Bock Soo dan Jae Shin sambil tidur-tiduran ^__^.
“Lalu apa yang harus aku lakukan? aku harus memberikan ibuku pemakaman, selama hidupnya,ibuku…. tidak pernah mendapatkan pengobatan yang baik dan pergi ke dokter, bahkan pernah harus tidak memakai baju apapun, sambil bekerja begitu keras sepanjang waktu. Lalu setidaknya bisa memakai baju rami untuk terakhir kalinya, aku tidak bisa membelinya menggunakan kemampuanku sendiri, tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku tidak bisa membelinya dipasar dengan harga yang begitu tinggi. Apa yang harus aku lakukan?apakah kamu mengatakan bahwa orang tanpa uang dan kekuasaan tidak dapat diperlakukan seperti manusia, dunia macam apa kalau seperti ini, kamu masih ingin aku membantu kalian?Pergi…… orang-orang seperti kalian yang lahir di keluarga bangsawan kaya, bisa merasakan penderitaan sedikit” “kata Bock Soo sambil menangis. Jae Shin yang mendengarnya pun sedih sambil tidur-tiduran,sementara adik Bock Soo menahan tangisnya dipangkuan Yong Ha namun Yong Ha mengelus-elus adik Bock Soo.(sedih juga dengar nasib Bock Soo begini T_T).
“Namun, kasus ini…”kata Sun Joon. “Lupakan saja. Biarlah.”kata Yoon Hee dengan pasrah. Lalu Yoon Hee meninggalkan rumah Bock Donk Sun Joon pun mengejarnya.
Sun Joon pun berhasil mengejar Yoon Hee dan menyentuh pundaknya. “Apakah anda akan meninggalkan seperti ini?”tanya Sun Joon. “Apalagi yang bisa dikatakan?apa yang dia katakan adalah benar, anak itu mirip siapa saya dulu, waktu itu saya untungnya bertemu Anda. Dan memperoleh kesempatan untuk berada disini seperti ini. Jika itu tidak terjadi mungkin saya yang berada di posisinya, “kata Yoon Hee. Sementara itu Yong Ha pun hanya bisa memandangnya sedih lalu melepaskan pangkuan adiknya Bock Soo dan ikut pergi. Bock Soo pun hanya bisa menangis dipelataran rumahnya dan sebelum Jae Shin pergi, Jae Shin hanya bisa melihatnya dengan sedih.
Dan ternyata Byun Chon dan temannya menguping pembicaraan mereka, ckckkckckc….
Lalu Byun Choon dan temannya melaporkan kejadian tadi ke In Soo yang sedang mengelus-elus pedangnya.”Anak muda itu pasti tahu bagaimana menghargai uang, sampai besok telah berlalu, sepertinya anak itu akan tutup mulut, presiden.”kata Byun Choon. “Lalu sekarang? Semua yang tersisa perintah raja untuk mengusir Kim Yoon Shik “Kata In Soo.
Di lain tempat Hyo Eun dan ayahnya mengunjungi menteri Lee, Hyo Eun memberi hormat pada Menteri Lee.” Dia terus bersikeras bahwa ia harus datang menemui anda tuan.”kata menteri Ha. “ Dalam rangka mencari pengampunan untuk sikap buruk saya sebelumnya. “Saya mendengar bahwa kalian berdua bertemu.”kata menteri Lee. Hyo Eun kaget, dia bingung mau ngomong lalu ayahnya memberi kode telunjuk, Hyo Eun pun melanjutkan pembicaraannya. (ni aneh ayahnya ngasih kode wkwkwkwkwwk). “Saya disini hari ini meskipun kelancangan saya, ayah mertua ampunilah kami,” kata Hyo Eun. “Anda akan membayar perilaku masa lalu anda yang buruk, dengan kekasaran anda hari ini?”kata menteri Lee. “Maafkan saya tuan ,”kata Hyo Eun, Hyo Eun bingung mau ngomong apa lagi lalu ayahnya memberi kode pakai telunjuk jari sebanyak 2 kali lagi “walaupun saya kurang, saya akan belajar dan mengikuti kebiasaan keluarga anda agar tidak menjadi aib bagi keluarga tuan”.kata Hyo Eun. “Benarkah?”tanya menteri Lee. “Sesungguhnya, saya akan ingat, ayah mertua.”kata Hyo Eun. Menteri Lee pun hanya dia saja.
Hyo Eun pulang dari rumah menteri Lee dengan terburu-buru, lalu diluar disambut pelayannya. “Dia benar-benar menakutkan, benar-benar menakutkan, Beo Deul kamu harus mencarikan saya instruktur bahasa Cina,”kata Yoon Hee sambil berjalan cepat-cepat meninggalkan rumah menteri Lee. ”Mengapa bahasa Cina tiba-tiba nona?anda memiliki lebih dari tangan penuh dan orang-orang untuk belajar seperti? Menjahit, memasak bahkan…?”kata Beo Deul. “Lupakan saja, segera setelah tuan muda mengambil ujian pegawai negeri, kita akan pergi belajar di luar negeri ke dinasti Qing segera. Hidup bersama dengan dia, aku akan…! Dalam satu hari saya akan naik sebagai Shin Sa Im Dang ( tokoh sejarah dikenal sebagai model dan ibu istri). Dan keesokan harinya saya akan turun sebagai mayat hidup. Menakutkan!menakutkan!”kata Hyo Eun. (yang menghayal terlalu tinggi akhirnya takut juga sama calon ayah mertua wkwkwkw). Beo Dul pelayan Hyo Eun pun hanya mendengarkan ocehan nonanya ini dengan sabar.

“siapa yang bisa menghentikan langkah nona?”tanya Beo Deul. “Ada sesuatu yang aku perhatikan, apa itu tuan muda lawat? Mata Hyo Eun langsung naik turun (blink-blink kaya mata lihat tumpukan dollar hahaha). “Mata anda kenapa bolak-balik seperti orang sakit jangan menakuti saya? “kata Beo Dul. “Bulu matanya tampak seperti tuan muda saya, ahhhh itu begitu manis, sangat sangat lucu…”kata Hyo Eun. (Ck….ck… dari jarak jauh memangnya Hyo Eun bisa mengenali bulu mata Sun Joon?? Hahahahaha)
Sementara itu di rumah Menteri Lee, menteri Ha masih tinggal untuk memicarakan masalah pencurian dirumah pedagang besar. “setelah kejadian ini,saya beralih ke kepala pedagang ke pedagang Cho, Kepala pedagang Song, cukup orang yang bodoh.”kata menteri Ha. “Kenapa dia tidak tahu? Apa yang bisa kita lakukan ketika kemampuan pengusaha adalah terbatas hanya itu? Anda bermaksud bilang anda bekerjasama dengan orang-orang yang memiliki kemampuan terbatas itu? Dalam menangani masalah negara? Adalah bahwa apa yang anda sarankan menteri perang?”tanya menteri Lee. “saya minta maaf tuanku, sesuatu seperti ini tidak akan terjadi lagi. Namun ada seseorang yang mengatakan ia melihat anak anda dirumah kepala pedagang.”kata menteri Ha. “Ya ,saya pikir dia hanya tidak fleksibel, tapi saya senang melihatnya bahwa ia tampaknya mengetahui cara-cara dunia. Sebagai ayahnya, saya mendengar kabar tentang anak saya dari orang lain. Ayah macam apa saya ini?”kata menteri Lee diplomatis. “Ini bukan seperti kita adalah orang asing tidak berhubungan sekarang. Bagaimana pun, semua buku-buku akuntansi, telah disita oleh saya. Dan dibakar di hadapan saya, sehingga anda tidak perlu khawatir. “kata menteri Ha.
F4 Joseon berkumpul kembali di kamar (seperti biasa rapat wkwkwkw), Yoon Hee sambil menyodorkan sebuah buku akuntansi. Yong Ha memeriksa dan kaget, lalu diambil Jae Shin. “Apa ini?”tanya Jae Shin.“Ini… uang suap pedagang di Shi Jeon , dibayarkan kepada pejabat pemerintah untuk mengawasi kegiatan mereka, ini berisi informasi rinci tentang itu.”kata Yoon Hee, (buku itu diambil diruang penyimpanan saat Yoon Hee menyamar sebagai gisaeng). “Daemul Anda, membangkitkan masalah”kata Yong Ha. “tapi satu hal yang jelas adalah bahwa, jika selama ini buku itu disimpan, anak-anak seperti Bock Soo tidak akan hilang. Dan untuk membersihkan nama saya, bahwa saya harus menunjukkan ini padanya,dan ini alasan kenapa aku tidak bisa membujuk anak itu lebih lanjut untuk muncul pada ujian kerajaan. “kata Yoon Hee. “apa artinya itu? “Jenis sampah apa ini?tanya Jae Shin sambil melempar buku itu ke meja dan diambil oleh Sun Joon. “ Dan apakah saya memiliki hak untuk melakukannya, benar-benar tidak tahu lagi “kata Yoon Hee dengan pasrah dan sedih. Lalu Yoon Hee pergi meninggalkan kamar dan Jae Shin menyusulnya. “Huhhh, bahwa daemul benar-benar memiliki bakat aneh, orang yang membingungkan, dan dapat melakukan begitu banyak? Aigooo…. Anda….”kata Yong Ha sambil berpikir.
Jae Shin berhasil mengejar Yoon Hee, lalu menarik Yoon Hee ke hadapannya. “Jika kau akan menyerah begitu saja?”Mengapa kau datang ke Sungkyunkwan pertama kali,”tanya Jae Shin lalu melepaskan tangannya dari Yoon Hee. “Senior?Siapa yang tidak berpikir untuk yang lebih baik, senior saya menyesal.”kata Yoon Hee lalu pamit dan pergi meninggalkan Jae Shin. Jae Shin sepertinya mau mengejar namun hanya melepaskan kepergian Yoon Hee dengan sedih.
Sementara itu Sun Joon serius membolak-balik dan membaca buku tadi, Yong Ha pun akan meninggalkan Sun Joon sendirian, ketika sampai didepan pintu Yong Ha berbalik dan berkata “Ga Rang, Hei…….tidak perlu begitu khawatir? Daemul tidak tahu apa kesulitan yang telah dia diciptakan, dia pergi keluar hanya karena dia marah.“kata Yong Ha lalu duduk menghampiri Sun Joon . “Aaaahh….nyalinya Daemul benar-benar , jadi anda tidak perlu untuk bekerja keras,”kata Yong Ha. “ saya baik-baik saja.”kata Sun Joon. “Aigooo…., “desah Yong Ha lalu pergi meninggalkan Sun Joon.
Yong Ha menelusuri jalan samping asrama, dan bertemu Jae Shin yang lagi tiduran (ni Jae Shin dimana aja main gletak , hobi banget tiduran kalau nggak nangkring di pohon hehehehe). “Lee Sun Joon menyakiti diri sendiri sekarang, waktu nama menteri negara tidak berada di antara pejabat Noron yang tercatat dalam buku akuntansi. Tapi pada akhirnya semuanya menunjuk pada menteri negara. Aku ingin tahu apa ia berencana untuk melakukan sesuatu dengan buku akuntansi itu “kata Yong Ha. “Apa maksudmu apa yang harus dilakukan dengan buku itu?’kata Jae Shin. “Tidak peduli apa hal-hal dasar yang dia lakukan,seorang ayah masih ayah,seorang anak masih anak.”kata Yong Ha diplomatis.


Mianhe ya, nunggu lama part2nya soalnya nulisnya banyak godaan hehehe :D langsung aja ya chekidot hehehehe
F4 Joseon telah kembali berkumpul disebuah ruangan, untuk mendiskusikan alasan mengapa pencuri itu mencuri. “Ini berarti bahwa orang ini tidak memiliki kebiasaan pencuri,”kata Jae Shin. “Tiba-tiba memiliki kebutuhan uang? Hal ini dapat menjadi mungkin bahwa sesuau terjadi di rumah dan dia berada dalam situasi yang mengerikan.”kata Sun Joon. “Pernikahan, memindahkan, pemakaman dan upacara peringatan…. Apa bisa?tanya Yong Ha. “Pasti ada barang di antara Shi Jeon (pasar yang disetujui pemerintah) barang pedagang yang harganya melambung dan rakyat jelata tidak mampu.”kata Yoon Hee. “Sebuah produk yang hanya bisa didapatkan dengan barter di pasar gelap. Barang yang harga telah meningkat selama 15 hari terakhir adalah…. Garam dan Rami (dikenakan di pemakaman)”kata Yong Ha.
Merasa mereka menemukan titik terang maka masing-masing mengkonfirmasi kebenarannya Sun Joon membuka sebuah laci dan menemukan sebuah catatan, Yong Ha kembali mengecek ke keadaan pasar.
Lalu Yong Ha menanyakan ke seorang pekerja Sungkyunkwan,” keluarga siapa di sekitar Sungkyunkwan yang berduka baru-baru ini?tanya Yong Ha, “Itu ibu Bock Dong, kenapa anda bertanya kepada saya tiba-tiba?”jawab pekerja Sungkyunkwan tersebut. Tanpa diketahui Yong Ha adik pencuri itu menguping pembicaraan mereka.

F4 Joseon pun kembali ke pasar, meneluri pasar dengan berpencar untuk mencari pencuri itu. Sementara itu pencuri sebenarnya (Bock Soo) bertemu In Soo dkk, pencuri itu pun menjatuhkan garam yang dibawanya. “Berikan salam anda, ini adalah presiden mahasiswa Sungkyunkwan.”kata Byun Choon. Lalu Bock Soo berusaha kabur namun di hadang oleh Kang Mo (teman In Soo menurut ari lebih tepatnya bodyguard) dengan mengarahkan pedang ke hadapan Bock Soo yang sedari tadi sudah ada dibelakangnya. In Soo pun mendekati dan mengelus-elus pundak Bock Soo. “Lain kali jangan bertindak seperti ini. Melarikan diri menyiratkan bahwa kamu mengakui kejahatanmu?”kata In Soo. “Bukan aku. Aku mengatakan itu bukan aku.”kata Bock Soo. “Benar, Itu benar hanya seperti ini pasti seperti itu anda tidak pernah mencuri apapun dari Sungkyunkwan.”kata In Soo.
Setelah itu Bock Soo , In Soo dkk. sudah berada di sebuah ruangan. Bock Soo disodorin sejumlah uang sama Byun Choo, ia pun bingung dan melihat ke arah satu persatu orang yang ada disekelilingnya. “Kamu hanya perlu menjaga rahasia ini dan uang itu akan menjadi milikmu.”kata In Soo. “Kenapa kau begitu baik padaku?”tanya Bock Soo. “Ini adalah kesepakatan, karena kamu butuh uang dan aku membutuhkan ketenangan anda (supaya nggak ngaku kalau Bock Soo itu pencuri aslinya biar Yoon Hee sebagai tersangka ck…ck…licik banget ni In Soo). Lalu Back Soo mau mengambil uang itu namun Byun Choon menahan tangan Bock Soo.” Jangan pernah mengungkapkan apa-apa dan anda akan mendapatkannya dua hari kemudian “kata In Soo.
Di lain tempat F4 Joseon telah selesai berkeliling pasar mencari pencuri itu, tapi tidak menemukan apa-apa. Mereka berjalan lewat samping sebuah rumah, Yong Ha mendesah kecapean. Ketika ia menengok ke depan Yong Ha melihat Back Soo lalu menunjuk ke depan bahwa ia melihat pencuri itu, Jae Shin, Yoon Hee dan Sun Joon pun menengok ke arah Bock Soo lalu Sun Joon pun mencocokkannya dengan sketsa yang dia bawa. Lalu F4 Joseon pun bergegas menghampirinya, namun tiba-tiba adik Bock Soo datang dan berteriak-teriak. “Ahhh ada…. cepat melarikan diri kakak, lari, mereka datang untuk menangkap kakak cepat lari,”teriak adiknya. Karena berlari terlalu kencang dan tanpa melihat jalan adik Bock Soo terjatuh tersandung batu. Bock Soo pun segera menolong adiknya. Lalu ketika Bock Soo menengok ia pun melihat kawanan F4 Joseon.
F4 Joseon pun berbicara dengan Bock Soo di kediamanan Bock Soo. Yoon Hee pun meminta Bock Soo mengakui perbuatannya. “Apa? Jadi…. kamu ingin aku mengakuinya di depan raja? Mengapa harus aku? Apakah kamu memiliki bukti membuktikan bahwa aku pencuri.”kata Bock Soo. Yoon Hee pun memperlihatkan sebuah buku sebagai bukti…Dan adik kecil anda, Bock Donk , masih perlu bukti lain?”tanya Yoon Hee. Tapi sepertinya Bock Soo tidak bergeming. “Apa yang akan kamu lakukan jika aku tidak melakukannya, apakah kamu akan menangkapku dan dan menyerahkanku ke polisi?kamu hanya seorang siswa Sungkyunkwan,”kata Bock Soo. Lalu Yong Ha melepaskan pangkuan adik Bock Soo dan berkata “ahhhhh kamu penjahat kecil, tapi begitu Bock Soo melotot ke arah Yong Ha yang mencoba mendekatinya, Yong Ha langsung ciut. “Aku melihat bahwa mata kamu terlihat cukup bagus.”kata Yong Ha (jyah ni Yong Ha gimana sih hehehe ^__^) Lalu Yong Ha kembali memangku adik Bock Soo ( so sweet mau juga dipangku Yong Ha wkwkkwwk #plak).
“Apa yang bisa kalian lakukan untukku? Tempat ini Ban Chon yang terletak Sungkyunkwan. Bahkan para pengawal kerajaan tidak bisa datang ke sini untuk menangkapku, kalian tahu dengan sangat baik.”kata Bock Soo.”Kamu …… bagaimana kau bisa begitu memalukan?”kata Yoon Hee. “Apa yang saya lakukan salah?bukankah kalian semua akan menjadi pejabat pemerintah… yang hanya bisa menggertak rakyat jelata, tidak……bahkan sekarang tidak semua siswa Sungkyunkwan makan makanan yang dibuat dengan darah orang-orang miskin dan dengan manis kalian mengucapkan kata-kata Konfusius, saya hanya ingin mendapatkan sebagian kembali dari salah satu yang ada? ”kata Bock Soo. “Meskipun demikian tindakan mencuri barang orang lain dan menjualnya seperti yang kamu lakukan ., itu tidak benar dan menyelesaikan masalah.”kata Sun Joon.
Bock Soo semakin tidak dapat menahan kekesalan dan kesedihannya, dia pun terus beragurmentasi dengan Yoon Hee dan Sun Joon, sementara itu Yong Ha tetap mendengarkan sambil memangku adik Bock Soo dan Jae Shin sambil tidur-tiduran ^__^.
“Lalu apa yang harus aku lakukan? aku harus memberikan ibuku pemakaman, selama hidupnya,ibuku…. tidak pernah mendapatkan pengobatan yang baik dan pergi ke dokter, bahkan pernah harus tidak memakai baju apapun, sambil bekerja begitu keras sepanjang waktu. Lalu setidaknya bisa memakai baju rami untuk terakhir kalinya, aku tidak bisa membelinya menggunakan kemampuanku sendiri, tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku tidak bisa membelinya dipasar dengan harga yang begitu tinggi. Apa yang harus aku lakukan?apakah kamu mengatakan bahwa orang tanpa uang dan kekuasaan tidak dapat diperlakukan seperti manusia, dunia macam apa kalau seperti ini, kamu masih ingin aku membantu kalian?Pergi…… orang-orang seperti kalian yang lahir di keluarga bangsawan kaya, bisa merasakan penderitaan sedikit” “kata Bock Soo sambil menangis. Jae Shin yang mendengarnya pun sedih sambil tidur-tiduran,sementara adik Bock Soo menahan tangisnya dipangkuan Yong Ha namun Yong Ha mengelus-elus adik Bock Soo.(sedih juga dengar nasib Bock Soo begini T_T).
“Namun, kasus ini…”kata Sun Joon. “Lupakan saja. Biarlah.”kata Yoon Hee dengan pasrah. Lalu Yoon Hee meninggalkan rumah Bock Donk Sun Joon pun mengejarnya.
Sun Joon pun berhasil mengejar Yoon Hee dan menyentuh pundaknya. “Apakah anda akan meninggalkan seperti ini?”tanya Sun Joon. “Apalagi yang bisa dikatakan?apa yang dia katakan adalah benar, anak itu mirip siapa saya dulu, waktu itu saya untungnya bertemu Anda. Dan memperoleh kesempatan untuk berada disini seperti ini. Jika itu tidak terjadi mungkin saya yang berada di posisinya, “kata Yoon Hee. Sementara itu Yong Ha pun hanya bisa memandangnya sedih lalu melepaskan pangkuan adiknya Bock Soo dan ikut pergi. Bock Soo pun hanya bisa menangis dipelataran rumahnya dan sebelum Jae Shin pergi, Jae Shin hanya bisa melihatnya dengan sedih.
Dan ternyata Byun Chon dan temannya menguping pembicaraan mereka, ckckkckckc….
Lalu Byun Choon dan temannya melaporkan kejadian tadi ke In Soo yang sedang mengelus-elus pedangnya.”Anak muda itu pasti tahu bagaimana menghargai uang, sampai besok telah berlalu, sepertinya anak itu akan tutup mulut, presiden.”kata Byun Choon. “Lalu sekarang? Semua yang tersisa perintah raja untuk mengusir Kim Yoon Shik “Kata In Soo.
Di lain tempat Hyo Eun dan ayahnya mengunjungi menteri Lee, Hyo Eun memberi hormat pada Menteri Lee.” Dia terus bersikeras bahwa ia harus datang menemui anda tuan.”kata menteri Ha. “ Dalam rangka mencari pengampunan untuk sikap buruk saya sebelumnya. “Saya mendengar bahwa kalian berdua bertemu.”kata menteri Lee. Hyo Eun kaget, dia bingung mau ngomong lalu ayahnya memberi kode telunjuk, Hyo Eun pun melanjutkan pembicaraannya. (ni aneh ayahnya ngasih kode wkwkwkwkwwk). “Saya disini hari ini meskipun kelancangan saya, ayah mertua ampunilah kami,” kata Hyo Eun. “Anda akan membayar perilaku masa lalu anda yang buruk, dengan kekasaran anda hari ini?”kata menteri Lee. “Maafkan saya tuan ,”kata Hyo Eun, Hyo Eun bingung mau ngomong apa lagi lalu ayahnya memberi kode pakai telunjuk jari sebanyak 2 kali lagi “walaupun saya kurang, saya akan belajar dan mengikuti kebiasaan keluarga anda agar tidak menjadi aib bagi keluarga tuan”.kata Hyo Eun. “Benarkah?”tanya menteri Lee. “Sesungguhnya, saya akan ingat, ayah mertua.”kata Hyo Eun. Menteri Lee pun hanya dia saja.
Hyo Eun pulang dari rumah menteri Lee dengan terburu-buru, lalu diluar disambut pelayannya. “Dia benar-benar menakutkan, benar-benar menakutkan, Beo Deul kamu harus mencarikan saya instruktur bahasa Cina,”kata Yoon Hee sambil berjalan cepat-cepat meninggalkan rumah menteri Lee. ”Mengapa bahasa Cina tiba-tiba nona?anda memiliki lebih dari tangan penuh dan orang-orang untuk belajar seperti? Menjahit, memasak bahkan…?”kata Beo Deul. “Lupakan saja, segera setelah tuan muda mengambil ujian pegawai negeri, kita akan pergi belajar di luar negeri ke dinasti Qing segera. Hidup bersama dengan dia, aku akan…! Dalam satu hari saya akan naik sebagai Shin Sa Im Dang ( tokoh sejarah dikenal sebagai model dan ibu istri). Dan keesokan harinya saya akan turun sebagai mayat hidup. Menakutkan!menakutkan!”kata Hyo Eun. (yang menghayal terlalu tinggi akhirnya takut juga sama calon ayah mertua wkwkwkw). Beo Dul pelayan Hyo Eun pun hanya mendengarkan ocehan nonanya ini dengan sabar.

“siapa yang bisa menghentikan langkah nona?”tanya Beo Deul. “Ada sesuatu yang aku perhatikan, apa itu tuan muda lawat? Mata Hyo Eun langsung naik turun (blink-blink kaya mata lihat tumpukan dollar hahaha). “Mata anda kenapa bolak-balik seperti orang sakit jangan menakuti saya? “kata Beo Dul. “Bulu matanya tampak seperti tuan muda saya, ahhhh itu begitu manis, sangat sangat lucu…”kata Hyo Eun. (Ck….ck… dari jarak jauh memangnya Hyo Eun bisa mengenali bulu mata Sun Joon?? Hahahahaha)
Sementara itu di rumah Menteri Lee, menteri Ha masih tinggal untuk memicarakan masalah pencurian dirumah pedagang besar. “setelah kejadian ini,saya beralih ke kepala pedagang ke pedagang Cho, Kepala pedagang Song, cukup orang yang bodoh.”kata menteri Ha. “Kenapa dia tidak tahu? Apa yang bisa kita lakukan ketika kemampuan pengusaha adalah terbatas hanya itu? Anda bermaksud bilang anda bekerjasama dengan orang-orang yang memiliki kemampuan terbatas itu? Dalam menangani masalah negara? Adalah bahwa apa yang anda sarankan menteri perang?”tanya menteri Lee. “saya minta maaf tuanku, sesuatu seperti ini tidak akan terjadi lagi. Namun ada seseorang yang mengatakan ia melihat anak anda dirumah kepala pedagang.”kata menteri Ha. “Ya ,saya pikir dia hanya tidak fleksibel, tapi saya senang melihatnya bahwa ia tampaknya mengetahui cara-cara dunia. Sebagai ayahnya, saya mendengar kabar tentang anak saya dari orang lain. Ayah macam apa saya ini?”kata menteri Lee diplomatis. “Ini bukan seperti kita adalah orang asing tidak berhubungan sekarang. Bagaimana pun, semua buku-buku akuntansi, telah disita oleh saya. Dan dibakar di hadapan saya, sehingga anda tidak perlu khawatir. “kata menteri Ha.
F4 Joseon berkumpul kembali di kamar (seperti biasa rapat wkwkwkw), Yoon Hee sambil menyodorkan sebuah buku akuntansi. Yong Ha memeriksa dan kaget, lalu diambil Jae Shin. “Apa ini?”tanya Jae Shin.“Ini… uang suap pedagang di Shi Jeon , dibayarkan kepada pejabat pemerintah untuk mengawasi kegiatan mereka, ini berisi informasi rinci tentang itu.”kata Yoon Hee, (buku itu diambil diruang penyimpanan saat Yoon Hee menyamar sebagai gisaeng). “Daemul Anda, membangkitkan masalah”kata Yong Ha. “tapi satu hal yang jelas adalah bahwa, jika selama ini buku itu disimpan, anak-anak seperti Bock Soo tidak akan hilang. Dan untuk membersihkan nama saya, bahwa saya harus menunjukkan ini padanya,dan ini alasan kenapa aku tidak bisa membujuk anak itu lebih lanjut untuk muncul pada ujian kerajaan. “kata Yoon Hee. “apa artinya itu? “Jenis sampah apa ini?tanya Jae Shin sambil melempar buku itu ke meja dan diambil oleh Sun Joon. “ Dan apakah saya memiliki hak untuk melakukannya, benar-benar tidak tahu lagi “kata Yoon Hee dengan pasrah dan sedih. Lalu Yoon Hee pergi meninggalkan kamar dan Jae Shin menyusulnya. “Huhhh, bahwa daemul benar-benar memiliki bakat aneh, orang yang membingungkan, dan dapat melakukan begitu banyak? Aigooo…. Anda….”kata Yong Ha sambil berpikir.
Jae Shin berhasil mengejar Yoon Hee, lalu menarik Yoon Hee ke hadapannya. “Jika kau akan menyerah begitu saja?”Mengapa kau datang ke Sungkyunkwan pertama kali,”tanya Jae Shin lalu melepaskan tangannya dari Yoon Hee. “Senior?Siapa yang tidak berpikir untuk yang lebih baik, senior saya menyesal.”kata Yoon Hee lalu pamit dan pergi meninggalkan Jae Shin. Jae Shin sepertinya mau mengejar namun hanya melepaskan kepergian Yoon Hee dengan sedih.
Sementara itu Sun Joon serius membolak-balik dan membaca buku tadi, Yong Ha pun akan meninggalkan Sun Joon sendirian, ketika sampai didepan pintu Yong Ha berbalik dan berkata “Ga Rang, Hei…….tidak perlu begitu khawatir? Daemul tidak tahu apa kesulitan yang telah dia diciptakan, dia pergi keluar hanya karena dia marah.“kata Yong Ha lalu duduk menghampiri Sun Joon . “Aaaahh….nyalinya Daemul benar-benar , jadi anda tidak perlu untuk bekerja keras,”kata Yong Ha. “ saya baik-baik saja.”kata Sun Joon. “Aigooo…., “desah Yong Ha lalu pergi meninggalkan Sun Joon.
Yong Ha menelusuri jalan samping asrama, dan bertemu Jae Shin yang lagi tiduran (ni Jae Shin dimana aja main gletak , hobi banget tiduran kalau nggak nangkring di pohon hehehehe). “Lee Sun Joon menyakiti diri sendiri sekarang, waktu nama menteri negara tidak berada di antara pejabat Noron yang tercatat dalam buku akuntansi. Tapi pada akhirnya semuanya menunjuk pada menteri negara. Aku ingin tahu apa ia berencana untuk melakukan sesuatu dengan buku akuntansi itu “kata Yong Ha. “Apa maksudmu apa yang harus dilakukan dengan buku itu?’kata Jae Shin. “Tidak peduli apa hal-hal dasar yang dia lakukan,seorang ayah masih ayah,seorang anak masih anak.”kata Yong Ha diplomatis.
Sementara itu Sun Joon sendirian di kamar mencerna isi buku tadi. Sun Joon mengingat pembicaraannya dengan Yoon Hee waktu pergi dari rumah pencuri Bock Soo,keluhan Bock Soo atas ketidakadilan yang diterimanya sebagai rakyat miskin, kekerasan pejabat pemerintah terhadap pedagang gelap di pasar. (sedih juga ni lihat dilema Sun Joon, membela ayahnya atau memegang teguh prinsip keadilannya hehehe).
Di perpustakaan Prof. Jung bertemu Yoon Hee, Yoon Hee pun kaget ketika Prof. Jung berkata “Ujian kerajaan sudah besok, pencuri sebenarnya harus bersembunyi diantara halaman-halaman buku perpustakaan. Atau yang lain? Anda bermaksud untuk mengakui bersalah?”sindir Prof. Jung. “Saya tidak bersalah, bahkan jika pelaku sesungguhnya tidak ditemukan, fakta bahwa saya tidak bersalah tidak akan berubah.”kata Yoon Hee.
“Tidak…. Kim Yoon Shik, anda? Bersalah. Tidak peduli bagaimana anda telah merasakan sakit dan penderitaan rakyat. Jika anda tidak memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah ini, anda resmi yang bersalah. Tidak berkompeten dan tidak bisa membersihkan nama anda sendiri. Han Sung Bu magang,Kim Yoon Shik anda tentu saja bersalah.Layak untuk dikeluarkan.”kata Prof. Jung. Mendengar kata-kata Yoon Hee pun sedih lalu memberi hormat pada Prof. Jung mengembalikan buku yang dibacanya lalu keluar. Namun Yoon Hee berbalik kembali dan mendekati Prof. Jung menyampaikan argumentasinya (Yoon Hee mirip Ibu kita Kartini emansipasi wanita di era Joseon hehehe). “wanita tidak memiliki kualifikasi untuk menjadi pejabat pemerintah, anda mengatakan hal ini sebelumnya?. Tapi professor , ini bahkan lebih aneh mengapa Bangsa Joseon dalam keadaan seperti itu? Apakah bukan selalu diatur oleh orang-orang yang memenuhi syarat untuk menjadi pejabat.”kata Yoon Hee dengan penuh percaya diri. Prof. Jung pun tersenyum dengan argument Yoon Hee.
Yoon Hee sampai dikamarnya namun kamar itu gelap, Sun Joon dan Jae Shin tidak ada ditempatnya. Yoon He menyentuh buku akuntansi itu, Lalu Yoon Hee keluar menuju lapangan ternyata di sana ada Sun Joon yang sedang bermain panahan. Yoon Hee menyerahkan buku akuntansi itu pada Sun Joon. “Saya benar? Saya berpikir bahwa anda akan berada disini.”kata Yoon Hee. “Katakan keperluan yang ingin anda katakan?“kata Sun Joon. “Saya berencana….di ujian kerajaan besok…. untuk mengatakan orang yang benar-benar bersalah untuk mendapatkan sanksi adalah perintah raja dari awal.”kata Yoon Hee. “ Itu?Tentu saja”kata Sun Joon. “Saya pikir penjahat sebenarnya harus orang-orang ini tapi, jika seseorang dapat mulai menggunakan buku-buku ini, saya merasa orang itu bukan saya. Tetapi anda, Sarjana Lee Sun Joon.”kata Yoon Hee. Lalu Yoon Hee meninggalkan Sun Joon, namun Sun Joon menyela,“Apakah karena ayah saya? “Itulah sebabnya , anda memungkinkan membuat pilihan lain. Mungkin saya akan mengecewakan anda.”kata Sun Joon. Yoon kembali menoleh ke arah Sun Joon.
“Meskipun demikian. Saya….percaya pada anda Lee Sun Joon, lebih dari saya percaya pada diri sendiri. Anda harus selalu bekerja keras. Dengan wajah yang tegas selalu bericara tentang aturan dan hukum, “Yang benar adalah anda berusaha keras. Untuk menjadi orang baik. Anda akan melakukannya saat ini juga. Jika itu adalah keputusan yang dibuat oleh seperti Lee Sun Joon , saya pikir ini akan menjadi jawaban yang tepat. Bahkan jika jalan itu, bukan jawaban yang saya pikirkan ,”kata Yoon Hee dengan penuh kepercayaan pada Sun Joon. Sun Joon pun hanya bisa memperhatikan buku akuntansi tersebut.

Sementara itu Jae Shin berada dirumah Back Soo, Jae Shin mencuci kaki adik Back Soo dengan lembut sambil memberi wejangan pada adik Back Soo (wahhh wejangan bahasa apaan tuh wkwwk) ,adik Back Soo pun senang dengan apa yang dilakukan Jae Shin. “itu si cantik dan tampak lemah (Yoon Hee maksudnya), dia dituduh bersalah, kamu tahu dia dengan sangat baik. Bukan?”kata Jae Shin. Sambil terus mencuci kaki adik Back Soo, (tuh lihat ade-ade sebelum tidur cuci kali dulu ya hahaha). ”Menguping akan menjadi kebiasaan jika kamu terus melakukannya. sama dengan kebiasaan yang kamu jalankan saat ini jika kamu terus melakukaknya”kata Jae Shin. ”Kamu seseorang yang selalu mengatakan hal ini kepadaku.”kata adik Back Soo.
”Ada seseorang yang selalu mengatakan hal ini kepadaku. ”Jangan menangis sepanjang waktu, jika kamu tetap melakukannya, itu akan menjadi kebiasaan. Jangan bohong, jika kamu tetap melakukannya, itu akan menjadi kebiasaan. Jangan melarikan diri. , jika kamu tetap melakukannya, itu akan menjadi kebiasaa. Dulu aku punya satu seorang saudara yang lebih tua yang pemarah sangat berapi-api dan kata-katanya benar. Aku terus mengulangi kata-katanya dan suatu hari itu menjadi kebiasaanku.”kata Jae Shin.
Back Soo yang dari tadi mendengar percakapan Jae Shin dan adiknya menyela, ”Berapa lama aku harus mendengarkan omong kosong ini?”kata Bock Soo. Lalu Jae Shin berdiri karena telah setelah selesai mencuci kaki adik Back Soo kemudian berkata ”Saudara muda….selalu meniru saudara mereka yang lebih tua seperti itu. Bagaimana kamu ingin adikmu dapat berubah nanti? Seorang pencuri kecil? Atau pengecut…dapatkah hilang! Kau tidak akan tersesat? ”kata Jae Shin sambil mengelus-elus kepala adik Back Soo.
Tiba-tiba Back Soo mendekati Jae Shin dan berkata ”Siapa kamu berpikir mengatakan ini?”kata Back Soo sambil mencengkraman baju Jae Shin. dan mau memukulnya, tapi Jae Shin melepaskan cengkraman tangan Back Soo. ”Anda masih memiliki kesempatan… untuk hidup seperti orang terhormat….kesempatan itu”kata Jae Shin sambil lalu mengeluarkan segepok uang, dan meleparkan ke dekat adik Back Soo.” Aku hanya bisa mengambil uang dan melarikan diri.”kata Back Soo. ”Aku pinjamankan itu…. Itu cukup untuk membayar kembali barang-barang curian. ”kata Jae Shin. (huwaaa Jae Shin perhatian banget ni, perhatian ama Yoon Hee apa keluarga Back Soo ya? Hehehe-mianhe ya kalau dialognya ngacau panjang bener ni wkwkkw)
Dilain tempat Sun Joon menemui ayahnya. ”Tidak…. Bukan ketika pergi melihat pencuri . Apakah sifat dari masalah ini membawa orang yang melakukan yang baik seperti anda disini. Melanggar aturan sekolah.”kata menteri Lee, ayah Sun Joon sambil terus menulis dengan tinta kuas.
”Ada sesuatu yang ingin saya tanyakan ayah,untuk seorang pemimpin yang membawa dunia dipundaknya hal yang paling penting adalah prinsip-prinsipnya?”kata Sun Joon.
”Jika seseorang memblok suatu jalan, seorang sarjana sejati harus bisa meninggalkan bahkan keluarga sendiri. Apakah selalu mengatakan bahwa bahkan sekarang apakah anda percaya itu??
”Meskipun saya kurang, saya juga telah berupaya untuk mengikuti anda, ayah…. Ini adalah sesuatu untuk disyukuri…ayah,”kata Sun Joon.
”Untuk melanjutkan hidup berikutnya apakah anda akan melakukan hal yang baik? Anda tidak perlu melakukan perjalanan. Kau adalah anakku anda belum pernah mengecewakana saya sejauh ini, ini akan sama di masa depan, aku tidak meragukan ini sebagai ayah.’kata menteri Lee. (sepertinya Sun Joon telah membuat keputusan apakah dia akan memakai buku akuntansi yang ditemukan Yoon Hee untuk mengungkapkan kejahatan para pedagang besar di depan Raja, yang akhirnya akan menyeret ayahnya).
Sementara itu Hyo Eun dkk. sedang melakukan masker wajah sambil mengerumpi. ”Kau tahu? Anak yang berbakti tidak hanya melihat tetapi harus memahami suaminya, ”kata salah satu teman Hyo Eun. ”Apakah dia akan pergi belajar ke luar negeri ke dinasti Qing ? itu anak yang berbakti dan terkenal Lee Sun Joon? ”tanya temannya yang lain.”Jika seorang pria menerima pilihan orang tuanya atas seseorang gadis, maka tidak ada masalah dengan gadisnya juga? ”kata Beo Deul pelayan Hyo Eun.
”Beo Deul kamu berbicara begitu lucu, dalam satu kesempatan saya akan mengambil tuan muda Lee Sun Joon”teriak Hyo Eun. ”Bagaimana?”tanya teman-teman Hyo Eun serempak. ”Dengan dia? menghabiskan malam bersama.”kata Hyo Eun sambil tersenyum . (jyah ni Hyo Eun ada juga ntar patah hati wkwkwkw)
Sementara itu Sun Joon merenung dengan buku akuntansinya,Begitu pula dengan Yoon Hee sendirian dikamarnya….dan ternyata Jae Shin ada diluar memperhatikan bayangan Yoon Hee dikamar , langsung tidur diluar deh (tuh kan Jae Shin gampang banget menggelatak , diepisode ini dah lebih dari 3x kayaknya wkwkwkkw)

Keesokan paginya, bunyi bel berbunyi tanda ujian akan dimulai, Yoon Hee pun berjalan pergi ke ruang ujian ia bertemu trio Sungkyunkwan. ”Hei, Daemul, apakah kamu sudah menemukan pelaku sesungguhnya?tanya mereka. ” Tentang itu ...”jawab Yoon Hee dengan lemah. ”Kami minta maaf kami tidak bisa membantu apapun,kami dibuat sibuk di Han Sung Bu, kami bahkan tidak punya waktu untuk melihat ke dalam masalah Anda , ”kata trio Sungkyunkwan. Lalu tiba-tiba Yoon Hee meninggalkan trio Sungkyunkwan berlari mengejar Yong Ha. ”Dalam kata-kata Konfusius, ia pergi seperti ini. Seorang bijak tidak hanya disisi temannya. ”Hey! Jika teman Anda sedang berbicara, dengarkan sampai selesai untuk sopan santun. ”kata trio Sungkyunkwan yang sok tahu. ” Orang jahat Dang Ja Bu,”balas teman-temannya yang lain.
Akhirnya, Yoon Hee berhasil mengejar Yong Ha, ”Senior!”panggil Yoon Hee. ”Pernahkah anda melihat sarjana Lee Sun Joon?tanya Yoon Hee.”Tidak,”jawab Yong Ha. Lalu Jae Shin menghampiri Yoon Hee dan Yong Ha.
” Apakah anda melihat dia dengan anak dari Ban Chon (Bock Soo)?”tanya Jae Shin. “tidak”jawab Yong Ha. Yoon Hee dan Jae Shin pun hanya pasrah lalu mengikuti Yong Ha masuk ke ruang ujian.
Di Ruang ujian semua sudah berkumpul kecuali Lee Sun Joon. Raja pun mulai menanyakan hasil pertanyaan yang diajukannya 2 hari yang lalu. ” Kim Yoon Shik,pelaku yang mencuri dan menjual barang dari Sungkyunkwan,apakah anda gagal untuk menemukan pelakunya? Pelaku sesungguhnya tidak dapat ditemukan.”tanya Raja. Semua Profesor Sungkyunkwan dan mahasiswa Sungkyunkwan melihat ke arah Yoon Hee. Yoon Hee hanya bisa meminta maaf karena ia tidak berhasil menemukan pelaku itu. Kemudian Jae Shin buru-buru berdiri dan menyela, hamba minta, Orang itu akan datang”Kata Jae Shin. ”Apakah itu berarti pelakunya telah ditemukan?”tanya Raja. ”Tolong beri sedikit waktu lagi. Ia pasti akan datang untuk mengaku, ”kata Jae Shin.

Lalu diikuti In Soo pun berdiri menyela pembicaraan Raja, ”Jika saya dapat berbicara, Yang Mulia, Periode pengujian untuk ujian berakhir kemarin. Jika ia masih belum menemukan pelakunya saat ini, bukankah itu berarti gagal ujian?”kata In Soo. Jae Shin pun kesal mendengar perkataan In Soo dan mengepalkan tangannya. Dan Yoon Hee berpikir sambil menggigit kukunya hehehe. ”Presiden Mahasiswa benar, sarjana Kim Yoon Shik gagal menemukan pelakunya dalam waktu yang ditentukan, bukan?”kata Raja.”Saya minta maaf, Yang Mulia,”kata In Soo (yeee ni In Soo nggak tahu kalau Raja sayang Yoon Hee wkwwkwk). Lalu jreng...jreng.....jreng.... muncul pangeran berkuda putih (lebay mode on), ”Pelaku sesungguhnya, sudah ada disini, pelaku sebenarnya pencurian ada disini dalam buku akuntansi, Yang Mulia,”kata Sun Joon.


To Be Continued.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BoyBand Korea

BoyBand Korea
2PM

Ss501

Ss501
Band y p'sonilnya cakep abis,, ^^

TVXQ Band

TVXQ Band
5 cwok cakep

Big Bang BAnd

Big Bang BAnd
Asal Korea